Sabtu, 17 September 2016

Wawasan Kebangsaan

Assalamualaikum Wr. Wb.

Selamat sore kawan, apa kabar guys? (Alhamdulillah baik). Oh ya sebelum berbicara tentang materi kali ini, saya sangat bersyukur. Kenapa? Yaitu karena kalian semua, saya berterima kasih kepada kalian semua yang setia membaca postingan saya ini dimulai dari postingan saya yang pertama hingga sekarang ini. Selanjutnya, saya juga bersyukur masih diberi kesehatan oleh Allah SWT untuk berkesempatan memposting beberapa ilmu maupun materi hingga saat ini. Dan saya bersyukur bias memposting pada agak sore hari hehehe (kan sebelumnya memposting pada malam hari hihihi peace brur…) oke kembali ke topik.
Sebelumnya pada awal dulu, saya telah memposting postingan tentang wawasan kampus. Nah, kali ini saya akan memposting postingan tentang “Wawasan Kebangsaan”. Apa itu wawasan kebangsaan? Bagaimana? Mengapa? Pasti kalian semua bertanya-tanya tentang “Wawasan Kebangsaan”. Baiklah, di postingan ini saya akan menjelaskan yang saya pahami tentang “Wawasan Kebangsaan”. cekidot...

Wawasan Kebangsaan

Sang pecipta menciptakan seluruh alam semesta beserta isinya ini dengan penuh perbedaan dalam segala hal, seperti laki-laki perempuan, siang – malam, baik – buruk, hitam – putih, kaya – miskin, dan lain sebagainya. Begitu juga dengan keadaan bangsa ini, bangsa Indonesia, yang dimana terdapat banyak sekali perbedaan-perbedaan yang menyelimuti bangsa ini, seperti perbedaan suku bangsa, bahasa daerah, agama, warna kulit, dan lain sebagainya. Sebagai bangsa Indonesia tentunya harus selalu dapat menghargai, menghormati, dan menerima berbagai perbedaan yang ada di negeri yang kaya ini. Selain itu juga kita juga harus menjaganya dengan sebaik-baiknya. Berbicara soal bangsa, apakah kalian tau arti dari “bangsa” itu sendiri? Yaps, benar.

Bangsa ialah suatu kelompok manusia yang dianggap Nasional memiliki identitas bersama, dan mempunyai kesamaan bahasa, agama, ideologi, budaya, dan sejarah. Mereka umumnya dianggap memiliki asal usul keturunan yang sama.

Begitulah definisinya menurut Wikipedia. Akan tetapi, menurut pemahaman saya adalah bangsa juga merupakan suatu kelompok manusia atau masyarakat yang tinggal di suatu wilayah yang memiliki latar belakang sejarah dan nasib yang sama, serta cita-cita dan tujuan yang sama yaitu untuk mencapai kemakmuran dan kesejahteraan bagi seluruh bangsanya guna di masa-masa yang akan datang.
Di negara ini sendiri, sebelumnya pernah terjadi banyak peristiwa perang, yaitu perang kedaerahan yang telah berlangsung selama 300 tahun lamanya. Akan tetapi, selama peristiwa tersebut belum pernah terjadi kejayaan atau keberhasilan. Mengapa demikian? Karena pada masa saat itu, bangsa ini masih memiliki sifat kedaerahan (egoisme), masih kurangnya akan persatuan dan kesatuan bangsa.

Definisi satu secara garis besar :

                                               Berbangsa
                        Satu       :       Berbahasa
                                               Bertanah air

Berikut tahapan atau catatan sejarah kebangkitan dari persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia, antara lain :
1.    Bangsa Indonesia sepakat untuk berjuang                   (20 Mei 1908)
2.    Bangsa Indonesia sepakat menjadi satu bangsa         (28 Oktober 1928)
3.    Munculnya Ideologi Pancasila                                      (1 Juni 1945)
4.    Proklamasi Kemerdekaan untuk keberhasilan NKRI    (17 Agustus 1945)

Demografi bangsa :  a. Jumlah penduduk sekitar 255 juta jiwa (tahun 2015)
                                  b. Penyebaran tidak merata
                                  c. Lebih dari 538 bahasa daerah dari 300 etnik
                                  d. Kualitas Sumber Daya Manusia rendah

Bangsa Indonesia patutnya bersyukur akan melimpahnya Sumber Daya Alamnya di negeri yang subur ini, seperti :
1.    Pertambangan
2.    Industri
3.    Hutan
4.    Perkebunan
5.    Perikanan
6.    Pertanian
Namun belum diolah dan dimanfaatkan secara maksimal karena terbatasnya dana dan teknologi.

“Jika ingin mengubah bangsa dan Negara kita, janganlah sertamerta langsung berangan-angan merubah bangsa dan Negara terlebih dahulu. Akan tetapi ingatlah bahwasanya ubahlah diri kita sendiri untuk menjadi seorang teladan. Maka, dengan contoh itu kita mungkin bisa mengubah keluarga kita. Lalu, dari inspirasi dan dorongan mereka, tentu kita akan mampu menjadikan Negara kita lebih baik, dan siapa tahu, masing-masing dari kita mungkin bisa mengubah dunia.”
(adaptasi dari perkataan Westminster Abbey, 1100).

“Jika kamu tanyakan apa yang telah negara berikan kepadamu, tetapi tanyakanlah apa yang telah kamu berikan kepada negaramu.” (John P. Kennedy)

Kesimpulannya :
Wawasan Kebangsaan adalah cara pandang mengenai diri dan tanah airnya sebagai negara kepulauan dan sikap bangsa Indonesia diri dan lingkungannya, dengan mengutamakan persatuan dan kesatuan wilayah dalam penyelenggaraan kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Demikian yang bias saya sampaikan. Semoga bermanfaat. Terima kasih.
Wassalamualaikum Wr. Wb.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar